Breaking News

Membangun Jaringan Berbasis EoIP-Tunnel Antar ISP

Deskripsi:


Eoip Tunnel merupakan protokol pada mikrotik yang digunakan untuk membuat terowongan (tunnel) menggunakan interface ethernet antara 2 buah router. Sehingga lalu lintas data dalam jaringan akan diarahkan menggunakan EOIP tanpa melewati routing antar router pada jaringan internet.



Keuntungan EOIP:

1. Komunikasi jaringan jarak jauh layaknya seperti dalam satu jaringan.

2. Lebih efisien.

3. Tidak perlu khawatir untuk melewati beberapa routing di atasnya.



Tujuan:

1. Memahami konsep tunnel pada Mikrotik.

2. Memahami logika dalam membangun jaringan berbasis Third Party.



Topologi:


Gambar di bawah ini adalah contoh topologi yang akan kita gunakan, dimana terdapat 2 ISP yang terhubung pada Data Center, Anggap saja ISP A berada di Jakarta sedangkan ISP B berada di Surabaya.



Gambar Terposting





Contoh Kasus:

Misal pada topologi di atas, ISP A memiliki Client yang berada pada daerah Surabaya tapi jangkauan ISP A belum mampu mencakup hingga sampai ke Surabaya. Solusinya adalah membangun kerjasama dengan ISP B atau bisa disebut dengan istilah Third Party. Perlu diketahui bahwa membangun jaringan Third Party itu harus menggunakan IP Publik.





Pada kasus Topologi ini, jaringan yang terkoneksi dengan EoIP akan dipusatkan dengan 1 gateway tunnel. Oleh karena itu kita perlu 1 buah router yang ditugaskan untuk gateway tunnel seperti pada gambar di bawah ini:

Gambar Terposting





Selanjutnya kita buat EoIP Tunnel antara Gateway Tunnel dan Client ISP A yang ada di Surabaya.



Ip Pubik Gateway Tunnel : 10.179.1.2
Ip Publik Client A - ISP B : 20.110.1.2


Konfigurasi Router Gateway Tunnel

Gambar Terposting





Local Address diisi dengan IP pubik dari router Gateway Tunnel, 10.179.1.2. Sedangkan Remote Address diisi dengan IP publik client A dari ISP B: 20.110.1.2. Tambahkan juga tunnel IDnya (bebas). Di sini saya menggunakan ID 9.



Gambar Terposting

Tambahkan IP pada interface EoIP Tunnel dengan prefix 110.5.1.0/29.



Gambar Terposting





Selanjutnya buat firewall agar prefix 110.5.1.0/29 mendapatkan akses internet melalui router distribusi ISP A.



Gambar Terposting





Konfigurasi Router Client ISP-A di Surabaya.

Untuk konfigurasinya tidak jauh berbeda, hanya perubahan pada local address dan remote address. Remote addressnya adalah router gateway tunnel 10.179.1.2.



Gambar Terposting





Tambahkan IP address untuk EoIP tunnel pada router client A.



Gambar Terposting



Gambar Terposting



Gambar Terposting





Pada hasil traceroute, router pada client ISP A yang ada di Surabaya melalui link ISP B telah terarah pada gateway tunnel ISP A dan mendapatkan akses internet. Jika dijabarkan, lalu-lintasnya seperti di bawah ini:



Gambar Terposting





Topologi Tunnel ini dapat kita distribusikan/kombinasikan dengan metode routing lainnya seperti Bgp atau Ospf jika client lebih dari 1 di berbagai wilayah lainnya sehingga management tunnel lebih mudah.



Sekian tutorial singkat ini semoga dapat jadi dasar pembelajaran dengan studi kasus yang simple ini, jika terdapat kekurangan penulis mohon maaf.





Ref:

http://wiki.mikrotik...:Interface/EoIP

http://ad1mulyadi.wo...ag/konsep-eoip/





Thanks To:

• Allah Swt

• My Parent

• RNDC Crew

• Onggar M.S

• Linafsihi Fahiyang

• And You.


Download PDF: http://rndc.or.id/do...eoip_tunnel.pdf


SOURCE : NYIT-NYIT



Enter your email address to get update from Blog Asal Palembang.

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ketentuan berkomentar ;
* Dilarang berkomentar promosi
* Dilarang menautkan link aktif di kalimat komentar
* Dilarang berkomentar yang anda tidak suka jika hal itu terjadi di blog anda sendiri
Komentar yang melanggar akan terblokir secara otomatis
! Terkadang komentar akan dimoderasi karena banyaknya spam

Designed By